Bahaya Merokok - Dampak buruk Rokok bagi Kesehatan Mulut 1

Bahaya Merokok – Dampak buruk Rokok bagi Kesehatan Mulut

Kesehatan – Perokok sudah menjadi hal yang biasa kita jumpai dimana saja. Merokok sudah menjadi masalah yang kompleks yang menyangkut gejala sosial. Berbagai bahasan tentang rokok dan bahaya merokok itu sendiri sudah banyak dibahas di media baik secara langsung atau pun secara  tidak langsung. Namun anehnya, sebagian besar perokok tetap menjalani kebiasaan merokok meskipun mereka tahu dampak buruk atau bahaya merokok.

Banyak organ tubuh yang di rugikan akibat kebiasaan merokok, salah satunya ialah mulut. Asap rokok yang terus menerus berhembus di dalam rongga mulut akan menyebabkan rangsangan panas dan menimbulkan perubahan aliran darah. Akibatnya rongga mulut menjadi kering  sehingga akan menimbulkan banyak bakteri anaerob (suasana bebas zat asam), dengan demikian perokok lebih beresiko terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pada gigi atau gusi. Perokok cenderung akan mengalami penebalan lapisan tanduk di sekitar gusi dan mengurangi kekenyalan lapisan gusi, penyempitan pembuluh darah  dalam gusi akan menimbulkan penyakit pada gusi.

Kandungan Nikotin dan Tar dalam rokok akan memperbesar terjadinya peradangan pada gusi, penyakit ini adalah penyakit yang sering terjadi yang di sebabkan oleh plak bakteri yang menumpuk pada gusi sehingga permukaan pada gusi akan menjadi kasar dan memudahkan plak untuk melekat.

Perokok juga akan menyebabkan fungsi air ludah semakin menurun, air ludah merupakan pelindung alamiah rongga mulut. Jika air ludah mengalami penurunan maka bakteri akan berkembang biak dengan cepat dan akan menghasilkan asam yang melarutkan email gigi sehingga mulai terbentuk garis gigi atau lubang gigi.

Bau mulut atau Halitosis juga selalu menjadi masalah pada si perokok, bau mulut dari perokok sangat khas dan mudah dikenali. Bau mulut ini disebabkan dari kandungan dua zat Nikotin dan Tar di dalam rokok. Bau mulut pada si perokok akan semakin parah jika disertai adanya radang gusi dan karang gigi .

Pada perokok yang mengalami luka gusi akibat peradangan (Gusi mudah berdarah) akan lebih lambat proses penyembuhannya dikarenakan penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi). Jika pembuluh darah semakin menyempit maka asupan oksigen dan nutrisi ke jaringan menjadi terhambat.

Para perokok beresiko terkena Kanker Rongga Mulut karena banyaknya kandungan bahan kimia dalam sebatang rokok yang bersifat toksik dan karsinogen seperti Tar, Nikotin dan Karbon monoksida.

Ini hanya membahas Bahaya Meroko: dampak buruk rokok pada kesehatan mulut saja, sebenarnya masih banyak lagi dampak buruk rokok bagi organ tubuh lainnya.

Melihat dampak dari bahaya rokok bagi kesehatan mulut sebaiknya harus segera di hindari, bagi seorang perokok yang aktif hendaklah mengurangi secara perlahan-lahan dan pada akhirnya berhenti menjadi perokok.

 

Tulisan ini telah dimuat sebelumnya di Bukankoran.com (Blog saya dulu) dengan judul “Bahaya Merokok: Dampak buruk Rokok bagi Mulut” yang ditulis oleh Hikmat Sidik

Komennya Cuy !!